Cara Menjadi Trader Saham | ilmu-investasi.com

Cara Menjadi Trader Saham

menjadi trader saham
Image Courtesy Financeroll.co.id
Investasi saham merupakan sebuah bisnis yang sangat menjanjikan. Kita bisa memperoleh keuntungan besar dalam waktu cukup singkat. Meskipun pada dasarnya, berinvestasi saham bukan jalan pintas untuk bisa cepat kaya. Karena apabila kita tidak tahu caranya, resikonya adalah kehilangan semua modal. Bagaimana cara berinvestasi saham? Ada dua cara yang bisa kita lakukan., yaitu dengan menjadi seorang trader saham yang secara aktif bertransaksi di pasar modal atau menjadi investor yang lebih mengutamakan profit jangka panjang.

Nah, kali ini yang kita bahas adalah bagaimana cara menjadi trader. Ada beberapa langkah-langkah yang harus kita lakukan. Berikut ini adalah 10 langkah yang harus kita persiapkan untuk menjadi seorang trader saham :

1. Luangkan Waktu Untuk Belajar Trading Dengan Baik Dan Benar
Jangan terburu-buru memutuskan untuk terjun langsung di dunia trading sebelum kita tahu benar bagaimana cara trading yang baik. Banyak tips cara trading saham yang bisa kita pelajari, baik dari buku maupun dari sumber di internet (salah satunya adalah belajar trading saham melalui ilmu-investasi.com).

Untuk langkah awal ini, kita harus tahu semua proses trading itu seperti apa. Kita kenali seluk-beluknya secara lebih detail. Mulai dari istilah-istilah yang digunakan oleh para trader saham di bursa, cara melakukan analisis, melakukan management portofolio, hingga cara mengatur psikologi trading. Kita pelajari dengan seksama. Tidak ada kisah sukses yang tidak melalui proses pembelajaran terlebih dahulu. Kita juga bisa manfaatkan simulasi trading online geratis yang disediakan oleh beberapa website untuk belajar trading saham secara langsung.

2. Tentukan Time Frame Trading Yang Akan Kita Pakai
Apakah kita akan kenjadi seorang trader dengan rentang waktu trading beberapa jam, harian, mingguan, atau beberapa bulan kedepan? Kita harus menentukannya dari awal. Cara yang terbaik adalah menyesuaikan time frame yang akan kita gunakan dengan waktu efektif yang kita miliki. Misal, apabila kita punya waktu luang setiap hari, kita bisa gunakan waktu kita untuk memelototi layar monitor setiap harinya dan menggunakan time frame per jam atau harian untuk trading. Namun, untuk seorang trader saham pemula, sangat disarankan untuk memilih rentang waktu trading yang lebih panjang, misal : mingguan atau beberapa bulan kedepan. Karena semakin sempit rentang waktu yang digunakan, maka fluktuasi saham dan resikonya semakin besar.

3. Pilih Strategi Trading
Ada banyak pilihan strategi trading, mulai dari scalper, day trading, swing trading, dan position trading. Jika kita mampu menjadi trader saham agresif, kita bisa memilih sebagai scalper, yang menggunakan time frame trading dalam beberapa menit hingga 5 menit-an. Day trading menggunakan time frame per 15 menit hingga 1 jam. Untuk trader pemula, sebaiknya pilih strategi trading yang lebih pasif. Kita bisa memilih sebagai swing trader ataupun menjadi position trader. Yang menggunakan time frame harian, mingguan hingga beberapa bulan kedepan dan cenderung lebih pasif ketimbang scalper dan day trader. Mengingat, semakin aktif seseorang dalam trading maka semakin banyak energi dan konsentrasi yang digunakan dan semakin besar pula resiko yang harus dihadapi.

4. Memilih Sekuritas
Setelah kita belajar lebih banyak tentang trading dan telah menentukan pilihan time frame serta strategi yang nantinya akan kita pakai, selanjutnya adalah memilih perusahaan sekuritas terbaik yang akan membantu dan memfasilitasi kita dalam melakukan trading di pasar saham. Kita akan dibantu untuk membuat rekening trading hingga diberikan pengetahuan dasar tentang trading itu sendiri. Cara memilih sekuritas dapat dilihat di artikel berikut : "Tips Bagaimana Cara Memilih Sekuritas". Kita manfaatkan fasilitas yang diberikan. Kita bisa mencoba untuk trading dengan menggunakan demo account yang disediakan, sebelum kita memutuskan menggunakan uang sungguhan untuk trading saham.

5. Tool Yang Digunakan
Ini berkaitan dengan apa saja yang kita butuhkan untuk melakukan analisis atau sebagai rujukan sebelum kita trading. Kita tanyakan ke broker apakah ada program chart, software yang bisa membantu kita mengatur portofolio kita, software analisis, dan lain sebagainya. Sekuritas/broker yang baik pastinya akan menyediakan perangkat-perangkat ini secara geratis. Dan mereka akan menjelaskan fungsi serta kegunaan dari masing-masing perangkat tersebut.

6. Pilih Tool Terbaik
Setelah kita memilah  dari sekian banyak perangkat yang bisa kita gunakan, tentukan mana yang terbaik. Yang nantinya akan mempermudah kita dalam trading.

7. Lakukan Deposit
Kita lakukan deposit atau pengisian rekening trading kita setelah langkah-langkah yang telah dijabarkan sebelumnya sudah dipersiapkan dengan matang. Gunakan uang dingin kita untuk trading saham. Jangan sekali-kali menggunakan uang yang seharusnya untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari sebagai modal trading. Apalagi sampai memutuskan untuk berhutang.

8. Membiasakan Diri Dengan Sistem Trading Broker
Kesalahan dalam menentukan transaksi akan membuang waktu dan modal. Untuk itu pelajari juga bagaimana cara melakukan transaksi dan melakukan pembelian serta bagaimana cara kerja trading platform yang disediakan broker saham. Jangan sampai karena kita tidak tahu cara order dan menggunakan trading platform, kita akan pusing sendiri. Lebih baik tanyakan semuanya kepada broker yang kita pilih.

9. Pilih Metode Pencatatan Trading
Setiap kali kita melakukan pembelian, setiap kali kita bertransaksi, catat dengan menggunakan metode yang mudah untuk dilakukan dan dipahami. Ini bertujuan untuk mengetahui proses transaksi yang kita lakukan selama ini seperti apa. Dari situ, kita bisa pelajari mana yang cocok dan pas untuk kita lakukan sehingga bisa mendatangkan profit, dan mana yang harus kita hindari sehingga kerugian dapat kita minimalisir.

10. Siap Trading
Apabila semua langkah telah kita lakukan dengan baik, dan semua prosesnya telah kita jalani dengan tepat,  berarti kita sudah siap untuk menjadi trader. Selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah belajar lebih banyak lagi untuk bisa bertransaksi saham berkualitas dan menghasilkan banyak profit seperti yang semua trader saham harapkan.

Dari tahapan-tahapan tersebut kita bisa tahu bahwa, untuk menjadi seorang trader saham itu mudah. Dengan kemauan untuk belajar dan memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan transaksi di bursa saham, siapa saja bisa menjadi trader saham. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Jika kita mempersiapan segala sesuatunya dengan matang, tentunya hasil yang kita raih akan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Banyak jalan menuju roma - begitu pula banyak jalan untuk memperoleh keuntungan dari bisnis saham, salah satunya adalah menjadi seorang trader. Selamat berinvestasi!!!

Sumber : solerinvestments.com
Referral Banners
Posted by: Ilham DC
Ilmu Investasi Updated at: 18.59
Comments
0 Comments

0 comments:

 
PERHATIAN : Untuk mendapatkan update artikel terbaru dari blog Ilmu Investasi, silahkan bergabung melalui Facebook Fans Page - Twitter - Via Feeds - dan Google+ Kami
Kembali ke atas