Pentingnya Visi Jangka Panjang Dalam Trading

visi jangka panjang
Siapa yang tak kenal nama Chris John petinju yang mengharumkan nama Indonesia di dunia? Apa rahasia kesuksesannya? Selain berteknik tinggi dan bermental juara, Chris John selalu siap bertanding dalam waktu yang panjang. Teknik bagus tanpa stamina yang baik tidak ada artinya. Investor saham mirip dengan atlet. Maksudnya? Investor saham sebaiknya tidak sekedar punya teknik bagus, tapi juga “stamina” untuk bertahan lama. Banyak sekali trader yang menghasilkan profit spektakuler dalam beberapa kali trading, tapi “umurnya” tidak bertahan lama. Trader yang timbul tenggelam itu bukan ciri-ciri trader yang berhasil. Profit besar tanpa konsistensi tidak ada gunanya. 

Seorang trader harus punya “stamina” sama seperti atlet dalam jangka panjang. Apa rahasianya? Analisis teknikal ibarat jurus-jurus tinju bagi petinju. Money Management ibarat stamina untuk bertahan lama. Dengan adanya Money Management dan Psikologi Trading yang baik, trader tidak hanya dapat untung, namun dapat konsisten. Meskipun kita seorang trader, kita tetap harus punya visi jangka panjang yaitu akumulasi profit dan konsistensi. Jangan terpancing untuk berkompetisi banyak-banyakan profits dalam jangka pendek dengan trader lain. 

Gampang aja kok meraih profit ekstravaganza dalam jangka pendek. Namun tidak gampang untuk bertahan bertahun-tahun. Evaluasi hasil trading kita setiap 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun. Jika hasil trading kita sudah melebihi pertumbuhan IHSG itu sudah bagus. Lebih bagus lagi jika hasil trading kita melebihi kinerja reksadana yang paling bagus saat ini. Jika pertumbuhan IHSG hanya 11% dalam tahun ini, dan kinerja trading kita 20-30% dari total modal, setahun, itu sudah bagus!

Mengejar profit ratusan persen dari pasar modal bisa saja, namun bagi pemula mulailah dengan target realistis.  Bagaimana dengan transaksi trading kita setahun ini, sudahkah kita melakukan evaluasi ? Berapa pertumbuhan portofolio saham kita? Apakah dapat melebihi pertumbuhan IHSG tahun ini (11%)? Apakah pertumbuhan portofolio saham kita setahun ini dapat menyamai pertumbuhan reksadana terbaik saat ini (+-40%) ? Jika masih di bawah kinerja IHSG sebaiknya evaluasi lagi kinerja kita. Apakah salah dalam strategi atau Money Management? Jika masih kurang dari kinerja IHSG, sebaiknya sebagai trader belajar lagi baik dengan membaca buku atau belajar dari trader lain. Kita dapat melewati “jalan pintas” untuk belajar trading yaitu dengan mengikuti pelatihan saham.

Disadur dari Kultwit tentang Pentingnya Visi Jangka Panjang Dalam Trading oleh Ellen May
Twitter account: @pakarsaham
Untuk selengkapnya bisa dilihat disini : http://chirpstory.com/li/43323
Cara Menghasilkan uang dengan HP
Posted by: Ilham DC
Ilmu Investasi Updated at: 01.09
Comments
0 Comments

 
PERHATIAN : Untuk mendapatkan update artikel terbaru dari blog Ilmu Investasi, silahkan bergabung melalui Facebook Fans Page - Twitter - Via Feeds - dan Google+ Kami
Kembali ke atas